23.01.10

o1:13 am (my laptop time)

Yesterday and today is a big day! Not my bday, not a valz day too. Jadi kenapa? Karena ratih merasakan sesuatu yang sangat besar juga. Yang paling besar dari hal hal yang diciptakan sama Tuhan. It’s called “parent’s love”. Hahaha, nggak nyangka bakal se’bijaksana dan se’mellow ini, padahal 15 menit yang lalu masih ketawa ketawa sambil dowload2 aplikasi lewat internet. Endingnya malah nangis2 nggak karuan gini (diceritakan lebih lanjut di paragraf berikutnya). Hmppff!

Hari ini ratih pindah kosan, yah alasannya sih sepele nggak betah sama ibu kos (beserta antek anteknya such as anak dan mantu) di kos yang lama. Jadi ratih (sama 2 pengikut setia Ricca n Puput, hehe peace girls!) pindah kos cari tempat yang lebih santai buat ngelajanin hidup di perantauan. Nah gara2 pindahan ini nih, mama papa (plus nenek 2 adik kecil, dan 1 pembantu) langsung capsus dari Bali ke Jember buat bantuin ratih. Ratih sendiri sebenernya nggak setuju karena takut ngerepotin dan juga masih ada satu utang ujian minggu depan. Tapi apa daya kekuatan cintanya mama buat menjauhkan anaknya ini dari kesusahan begitu besaaaaarrr…. T.T

Mama semangat sekali, akhirnya ga sampai setengah hari kos baru nya ratih uda disulap jadi kamar yang so beautiful. Disini ratih bener bener ngerasa ga bisa hidup tanpa mama. Apa jadinya semua kalau nggak diatur sama mama? Gimana ratih harus bertindak kalau ngga ada saran dari mama? Kemana semua harus diarahkan kalau nggak ada mama yang nunjukin jalan? Ya Tuhan, ternyata selama ini mamalah orang yang paling berperan besar dalam hidupnya ratih. And now i could answer the most frequent question that has been asked to me for several times. “Who is your hero?” “My mom of course!”

Makasi ya Tuhan sudah menciptakan mama sehebat mamanya ratih, mama sekuat mamanya ratih (walaupun tubuhnya kecil, lemah dan suka sakit2), mama yang punya cinta sebesar mamanya ratih (walaupun cintanya kadang berupa kemarahan dan keegoisan). Dan makasi juga Tuhan kasi ratih kesempatan buat lahir untuk menjalani hidup, as her daughter.

Sudah malam nih, sebenarnya  ratih harus belajar buat nyicil ujian skillab (yang materinya menggunung hanya dalam satu sks), tapi gara2 sms dari seseorang yang mengingatkan supaya ratih harus selalu bersukur karena masih punya orang tua yang lengkap (plus kehidupan yang lebih dari cukup) ratih jadi keinget tentang hari ini, hari yang kesejuta kalinya mama (dan papa) berkorban buat ratih, maka sukseslah ratih jadi nangis, ngelamun, trus ambil laptop, klik https://ratihastarida.wordpress.com/wp-admin/post-new, akhirnya sampailah pada kalimat ini.🙂

Terakhir ratih mau bilang kalau ratih sayang sama mama dan papa. Kiss & hug for them.

XO

my parents. my bday cake. lovely isnt it?!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

January 2010
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Categories

%d bloggers like this: