Hindu Against The World

Hahaha, melihat judulnya seperti poster2 kampanye yang heboh dan memprovkasi ya. Saya tidak berniat memprovokasi disini, hanya ingin mencatat secuil kisah lucu di perjalanan hidup saya. Dan ini memang lucu (sekaligus agak bikin kesel, a bit). Belakangan ini facebook saya dipenuhi cerita tentang kecerobohan seseorang yang menulis status yang (menurut saya) memang agak nyeleneh. Apalagi itu ditulisnya tepat pada hari raya Nyepi (hari raya umat Hindu termasuk saya) yang udah dinanti nanti. Tulisannya “nyepi sepi sehari kaya tai” . Waow! Hahaha. Yaay maybe itu adalah kerjaan orang labil yang hanya kesel dan nggak terbiasa dengan tradisi baru di bumi yang dipijaknya. Tapi apapun itu, dimana bumi dipijak dsitu langit dijunjung kaan. Nggak ada alasan untuk membenarkan tindakan seperti diatas. Setelah beberapa saat satus tersebut terupdate langsung saja teman teman dan sodara saya yang termasuk warga hindu mulai bereaksi (berlebihan). Berita ini cepet banget tersebar, dalam 1 hari saya dapet puluhan notification dan tag foto dari teman teman. Nyepi yang seharusnya jadi hari penuh kesunyian dan keheningan, jadi ruameee berisi umpatan orang orang karena emosi (walaupun itu cuma di facebook, it still didnt make a good sense of nyepi kaan!). Saya sih no comment. Tapi harus diakui jadi banyak banget orang orang Bali (beragama Hindu) yang dengan segera mengupdate status, atau buat tulisan tulisan sok bijaksana, sok cinta damai padahal, teteeeup ada maki makinya, hahaha. Funny.

Eits, disini bukan berarti saya terima agama dan hari raya saya dilecehkan seperti itu. Saya hanya merasa akan sangat bodoh kalau jadi ikut terseret dalam perdebatan adu mulut di facebook sana (sebenarnya saya sudah tobat, alias dulu saya hobi melakukan itu, haha). Yah tap apa boleh buat ya, saya jadi penonton saja. Buat u all guys yang saat ini sedang merantau di negeri orang, sebaiknya kita mulai belajar menghormati apapun yang menjadi kehormatan mereka juga. Karena dengan itu kita membuat diri kita juga pantas untuk dihormati. Bali (khususnya Hindu) memang menjadi kaum minoritas di Indonesia, tapi yang peting diingat adalah, walaupun minoritas buatlah agar diri kita bisa dihargai dan dipandang tinggi oeh mereka yang berusaha megecilkan kita, yaitu dengan bertindak sesuai harkat dan martabat tanpa menjatuhkan pihak lainnya.

Terakhir jangan sampai kita mengikuti jejak si Ibnu dan status gejenya itu temaaan, dimanapun, kapanpun. We all are a family right?! Salam damai dari saya dan dari umat Hindu seluruh dunia.πŸ™‚

2 responses to “Hindu Against The World

  1. wah terimakasih sudah mengunjungi blog saya yg masih kecil ini. blog anda bagus sekali, benar benar menginspirasi umat Hindu.
    apa boleh saya menyalinnya di blog saya? saya akan tulis sumbernya.πŸ™‚
    terimakasih sebelumnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

March 2010
M T W T F S S
« Feb   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Categories

%d bloggers like this: